Pengembangan Kurikulum Tahfidz 2020 dilakukan 4 Tahap Menghafal , Mengulang , Memahami dan Ujian .
Pertama, penyusunan kurikulum Menghafal di internal Kementerian Agama RI dan RTQ Azzahuriyyah, melibatkan pakar dan praktisi pendidikan al-quran dan hafalan dan praktisi pendidikan .

Kedua, Mengulang Hafalan Lama kepada teman dan guru

Ketiga, Memahami Pelajaran Tahfidz Dengan Kurikulum Yang Sesuai .
Keempat , ujian Tahfidz Alquran Guna meningkatkan pendidikan alquran santri agar menjadi para huffaz yang layak .

pengafalah alquran dengan kurikulum adalah peningkatan dalam hafalan alquran . Alasan pengembangan Kurikulum 2020 adalah pembelajaran dari santri diberi tahu menjadi pencari tahu; penilaian dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output yang butuh tambahan jam pelajaran; banyak negara menambah jam pelajaran; dan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat.
Inti pengembangan Kurikulum 2020, penyederhanaan, dan tematik-integratif. Santri didorong lebih baik dalam mempelajari alquran, dan.membaca nya dimanapun. Diharapkan santri memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih baik untuk menghadapi tantangan zaman.
juga adanya kurikulum pelajaran kitab kitab yang akan membantu santri memahami al quran yang mereka baca ,juga memudahkan santri mengetahui beberapa bahasa dengan di adakan percakapan bahasa bahasa selain bahasa indonesia juga seperti bahasa bahasa arab , inggris dll di dalam gedung RTQ azzahuriyyah antara ustad dan murid .
